Wednesday, June 10, 2015

INFUSED WATER BRILLIANT TIME

Waktu datang ke acara peluncuran program GEMAS hari Minggu kemarin, saya menemukan tiga jar minuman berbeda di antara jajanan yang dibawa teman-teman. Minuman dalam jar cantik itu dibuat oleh orang perpustakaan Brilliant Time, Nanshijio - Taipei.

Jar pertama adalah seduhan black tea. Skip, ini ngga usah dibahas. Ngga ada yang perlu saya jelaskan :D

Jar kedua adalah paduan pickled lime dan fresh lemon yang diseduh dengan air soda. Skip lagi. Saya ngga minum soda soalnya ^^

Jar ketiga adalah infused water yang berisi daun mint, daun lemongrass, dan irisan lemon. Ketika baru datang, isi jar masih terlihat baru. Namun ketika waktu makan tiba, airnya sudah hijau bening, terlihat segar sekali. Nah, jar ketiga inilah yang mencuri perhatian saya.


Setengah bercanda saya dan seorang teman menyebut infused water adalah hasil dari evolusi air kobokan. Dih, kejamnya :D
Tapi begitu minum segelas kecil, ah ... menyesal sekali tadi meledek begitu :(
Jar ketiga ini berisi air nirwana! Haaa... Oke, saya lebay. Tapi benar-benar saya menikmati rasa mint semriwing yang berpadu dengan pedas sere (lemongrass) dan asam segar lemon. Segelas air ini mengalir lancar mendorong nasi kuning dan urap yang masih nyangkut di tenggorokan. Saya minum lagi, lagi, lagi. Saya kompori teman saya, Justo si ketua FLP-T, untuk ikut menghabiskan isi jar supaya bisa mengambil jar baru di lantai bawah :D

Di dapur perpustakaan saya bertanya pada kawan saya, Tsai Ya Ting, tentang air ini. Dan ia, dengan semangat menunjukan bahan-bahan yang tersisa, sekaligus PERAMUNYA!
Yes. Teman nona Tsai yang membuat infuse water ini. Setelah basa-basi bla bla bla, ia memberi saya segenggam daun mint segar, seikat daun sere tanpa bonggol, dan sebutir lemon.
”Saya menanam sendiri daun mint dan lemongrass ini di rumah. Ini organik,” ucapnya ramah.

Maka pulanglah saya membawa aroma cinta dari Nanshijio.

Esoknya saya buat infused water serupa sendiri. Daun mint, sere, dan lemon memang sempat nginep semalam di kulkas, tapi paginya masih segar kok. Dengan jar tinggi dan air suhu ruang, saya seduh bahan-bahan itu sepenuh perasaan. Lalu masuk kulkas supaya lebih segar. Menjelang siang, saya nikmati bertiga dengan kakek dan nenek.

Soal khasiat infuse water ini, saya ngga mau bahas. Bukan ahlinya, sih... Nanti malah kesasar :D
Yang jelas, ramuan ini segar dan beraroma menenangkan.

Oiya, lemon bisa juga diganti lime (jeruk nipis). Besok-besok kalo di Indonesia, mungkin agak kesulitan cari daun mint. Jadi saya bawa benih mint dari sini, nanti tanam sendiri di rumah. Semoga lolos di bandara :D

(Eh, beneran ngga, sih, benih ngga boleh dibawa keluar Taiwan?)

#NulisRandom2015
#day10