Monday, September 8, 2014

SEPERTI BINTANG SENJA

Anakku sayang, Bunda sangat suka melihat Bintang Senja. Bintang paling cemerlang di langit barat yang terlihat setelah senja turun. Bunda selalu memandangnya dari serambi rumah setelah shalat magrib sambil menikmati susu untuk kita berdua.
Sudah 6 bulan engkau ada di perut Bunda. Engkau anak pertama yang sudah sejak lama Bunda inginkan hadirnya. Mengandungmu, memberikan kebahagiaan tak terhingga bagi Bunda dan Ayahmu.
Sebelum benihmu tumbuh, Bunda sudah menyiapkan tempat yang sehat untukmu. Bunda sudah tidak pernah begadang dan minum kopi lagi. Makanan Bunda juga selalu sehat. Dan Ayah selalu merokok jauh-jauh dari Bunda. Bahkan Bunda sudah mulai meminum susu Prenagen walaupun Bunda belum hamil.
Ketika benihmu sudah mulai hidup, Bunda semakin hati-hati menjaga kesehatan. Bunda ingin engkau tumbuh sehat dan nyaman, anakku... Memang sempat Bunda merasakan kembung dan mual yang agak menyiksa di awal kehamilan. Bunda selalu memuntahkan makanan padat yang sudah Bunda makan. Tapi Bunda tidak mau berhenti berusaha makan, demi engkau. Untunglah Bunda masih bisa menerima susu dan makanan cair. Bunda minum susu Prenagen secara teratur agar engkau tidak sampai kelaparan di perut Bunda.
Nak... Gaji Bunda memang tidak banyak, tapi itu cukup untuk membeli makanan sehat. Ayah juga selalu bisa menyisihkan keuntungannya berjualan setiap hari untuk membeli susu Prenagen secara teratur, satu dus demi satu dus. Kami ingin engkau selalu mendapat nutrisi yang cukup untuk tumbuh, terutama otakmu. Kami ingin engkau tumbuh cerdas dan cemerlang seperti Bintang Senja.
Dulu Bunda selalu naik angkutan pedesaan ketika berangkat bekerja. Tapi sejak mengandungmu, Ayah yang selalu mengantar Bunda dengan sepeda motornya. Engkau tahu kenapa? Karena jalan yang dilewati angkutan pedesaan itu terlalu banyak lubangnya. Kalau Bunda tetap naik itu, engkau akan terguncang-guncang setiap hari. Itu tidak baik. Sedangkan Ayah selalu memboncengkan Bunda dengan pelan dan hati-hati sekali. Ayah selalu bisa menghindari lubang di jalan sehingga Bunda bisa sampai ke tempat kerja tanpa terguncang-guncang terlalu banyak.
Bunda baca dari majalah, musik klasik bisa merangsang kecerdasanmu. Jadi sejak engkau mulai bergerak-gerak, Bunda kerap mendengarkan musik klasik dari CD pemberian teman Bunda. Tapi Bunda kadang merasa bosan, Sayang... Jadi sering juga Bunda selingi dengan mendengarkan gending Jawa. Itu juga musik klasik. Dan mungkin saja bisa merangsang kecerdasanmu.
Tapi tidak hanya itu. Bunda ingin engkau juga memiliki kecerdasan spiritual. Tiap hari Bunda baca dan perdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an untukmu.
Dari semuanya, yang tepenting adalah asupan nutrisi yang cukup untuk badan dan otakmu. Susu Prenagen memberi nutrisi yang lengkap. Terutama DHA untuk membangun otakmu. Itulah kenapa Bunda dan Ayah selalu berusaha membeli susu Prenagen dengan teratur, seperti apapun keadaan keuangan kami. Alhamdulillah, vitamin, kalsium, dan tablet tambah darah bisa Bunda dapatkan dengan gratis di puskesmas. Semua itu untukmu, anakku sayang....
Lihat, Nak... Senja sudah turun. Bintang Senja sudah bersinar cemerlang di langit barat. Ini susu Prenagen untuk Bunda, dan untukmu. Semoga kelak engkau terlahir dengan sehat, tumbuh menjadi anak yang cerdas dan cemerlang seperti Bintang Senja.

※Tulisan ini memenangi Essay contest Prenagen & Ayah Bunda pada th. 2007