Monday, September 8, 2014

CINTA PERCUMA

Lelaki
Dia sudah tahu cintamu ada
bahkan rindumu juga
Lalu berharap diam-diam
bahkan tak terbisik dalam doa

Gadis
Dia tahu kau membuka pintu
bahkan senyumu juga
Lalu berkhayal samar-samar
bahkan tak tergambar dalam firasat

Apa sebenarnya yang kalian tunggu
Ranting kayu sudah melapuk
dan burung bangau beranak pinak
Mata air menyusut
Awan membuncah menyiramkan hujan
berkali-kali ke tanah perawan
Kalian masih termangu

Bila memang cinta telah ada
seharusnya bibir berkata
Bila pintu terbuka
seharusnya sapa terlontar

Tapi cinta yang begitu menggetarkan
lantas menjadi sia-sia
Karena kalian saling merasakan cinta
hanya dalam diam